INI AKSIKU ! MANA AKSIMU ? (EARTH HOUR 2012)

Komentar bertahan »

Structure of volcanoes

Structure of volcanoes

Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Menggenggam Dunia dengan Geografi

Berkembangnya geografi di dunia Islam dimulai ketika Khalifah Al-Ma’mun yang berkuasa dari tahun 813 hingga 833 M memerintahkan para geografer Muslim untuk mengukur kembali jarak bumi. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

KE MANA ARAH PEMBANGUNAN KEPARIWISATAAN INDONESIA? (Bagian-1)

Kemana Arah Pembangunan Kepariwisataan Indonesia?Pada kesempatan yang lalu, ditampilkan artikel mengenai Perencanaan Pengembangan Kepariwisataan.

Dalam kesempatan ini, salah seorang anggota Care Tourism, Cri Murthi Adi menulis tentang Arah Pembangunan Kepariwisataan, yang menurutnya merupakan hal paling dasar dalam perencanaan. Karena artikel ini agak terlampau panjang untuk ditampilkan sekaligus, maka kami bagi menjadi tiga bagian. Inilah bagian-1 tulisannya. Baca entri selengkapnya »

Komentar (2) »

Save Our Environment!

Ketika kita membahas mengenai lingkungan secara global, maka kita tidak akan terlepas dari pembahasan mengenai Iklim. Beberapa dekade terahir ini, sejak dilangsungkannya revolusi industri, lingkungan global mengalami degradasi yang dampaknya sangat bisa dirasakan. Isu perubahan iklim secara global mulai gencar dibicarakan dikalangan para ahli klimatologi dunia yang kemudian memunculkan gagasan dilaksanakannya konverensi tingkat tinggi mengenai lingkungan dan pembangunan. Rencana tersebut kemudian di realisasikan pada bulan Juni 1992 di Rio de Janeiro, Brasil. Dalam konferensi itu kemudian dihasilkan suatu kesepahaman dengan ditandatanganinya Konvensi tentang perubahan Iklim. Sebagai nagara berkembang yang letaknya di daerah tropis, Indonesia banyak mendapatkan dampak negatif dari perubahan suhu secara global tersebut. Kenaikan suhu bumi hingga sepanas yang sekarang ini diakibatkan oleh meningkatnya jumlah gas buang seperti carbon dioksida (CO2), metana (CH4), dan nitrous oksida (N2O). Akibatnya berkubik-kubik es di kutub utara mencair, yang berdampak naiknya permukaan air laut, tenggelamnya pulau-pulau kecil, dan membaliknya air sungai yang mengalir kelaut yang menyebabkan banjir di beberapa kota di pesisir dengan kondisi topografi rendah. Bahkan  kondisi iklim global tidak menentu.Musim sulit untuk di prediksi. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

MEMBANGUN SUMBERDAYA MANUSIA ( SDM ) YANG BERKUALITAS DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN

Indonesia di tengah krisis multidimensi seperti saat ini, tentunya sangat merindukan apa yang namanya sumberdaya manusia yang berkualitas. Lalu bagaimanakah sumberdaya manusia yang berkualitas itu?, cukupkah hanya berkualitas saja?. Sumberdaya manusia yang berkualitas adalah sumberdaya manuasia yang memiliki keahlian, berprofesionalitas, produktif dan mampu secara mandiri bersaing dengan sehat di dunia kerja. Sekarang ini tidak hanya sekedar itu saja yang di butuhkan, akan tetapi lebih dari itu, yaitu SDM yang mempunyai wawasan tentang lingkungan. Mengapa ini diperlukan?, karena dengan SDM yang mempunyai wawasan tentang lingkungan akan berpengaruh pada aktifitas yang akan dilakukan oleh SDM itu sendiri. Orang yang mempunyai wawasan lingkungan yang baik dalam melakukan pembangunan tidak hanya memikirkan untuk dirinya sendiri, tetapi akan memikirkan keseimbangan ekosistem yang ada, sehingga tidak terjadi yang namanya kerusakan alam. Berbagai macam fakta saat ini dapat ditemukan dilapangan, bahwa SDM kita memang belum memperhatikan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Pembangunan yang berwawasan lingkungan adalah pembangunan yang kontinyu yang memanfaatkan dengan optimal sumberdaya alam yang ada, dengan memperhatikan syarat-syarat keseimbangan lingkungan. Untuk itu yang lebih dahulu perlu untuk dibangun adalah SDM nya. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Tinjauan Kebijakan Sistem Pendidikan Nasional dari Masa ke Masa (UUD 1945 sampai dengan UU Sisdiknas 20/2003)

A.                Perkembangan Pendidikan Indonesia Tahun 1945-1950 (Dari Proklamasi Sampai RIS)

Pendidikan di Indonesia setelah proklamasi diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1,2 dan pasal 32. Pasal 31 ayat satu (1) berbunyi “Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan “ dan ayat dua (2) berbunyi “Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”.

Pasal 32 ayat satu (1) berbunyi “Negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia dengan menjamin kebebasan masyarakat dalam memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budayanya” dan pasal 32 ayat dua (2) “Negara menghormati dan memelihara bahasa daerah  sebagai  kekayaan budaya nasional. Sedangkan konstitusi sementara RIS menyatakan bahwa Pancasila sebagai dasar negara federal RIS dengan rumusan yang berbeda. Pasal-pasalnya berisi tentang hak-hak dan kebebasan manusia.

Komentar bertahan »

Tentang Ujian Nasional 2012 [ Permendikbud No. 59 Tahun 2011, POS, dan Kisi-Kisi ]

Tentang Ujian Nasional 2012Suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju, pada tahun pelajaran 2011-2012 Ujian Nasional akan tetap dilaksanakan. Pemerintah melalui Kemendikbud telah mengeluarkan peraturan terbaru tentang Ujian Nasional 2012 yang dituangkan dalamPERMENDIKBUD Nomor 59 Tahun 2011 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik dari Satuan Pendidikan dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah dan Ujian Nasional. Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Pengantar Penginderaan Jauh

Penginderaan Jauh adalah ilmu dan seni untuk memperoleh informasi tentang obyek, daerah, atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap obyek, daerah, atau gejala yang dikaji (Lillesand and Kiefer, 1979). Sedang menurut Lindgren, Penginderaan jauh ialah berbagai teknik yang dikembangkan untuk perolehan dan analisis informasi tentang bumi. Informasi tersebut khusus berbentuk radiasi elektromagnetik yang dipantulkan atau
dipancarkan dari permukaan bumi.
Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Geologi Gunung Ungaran

1. Fisiografi Regional

Pulau Jawa secara fisiografi dan struktural, dibagi atas empat bagian utama (Bemmelen, 1970) yaitu: – Sebelah barat Cirebon (Jawa Barat) – Jawa Tengah (antara Cirebon dan Semarang) – Jawa Timur (antara Semarang dan Surabaya) – Cabang sebelah timur Pulau Jawa, meliputi Selat Madura dan Pulau Madura Jawa Tengah merupakan bagian yang sempit di antara bagian yang lain dari Pulau Jawa, lebarnya pada arah utara-selatan sekitar 100 – 120 km. Daerah Jawa Tengah tersebut terbentuk oleh dua pegunungan yaitu Pegunungan Serayu Utara yang berbatasan dengan jalur Pegunungan Bogor di sebelah barat dan Pegunungan Kendeng di sebelah timur serta Pegunungan Serayu Selatan yang merupakan terusan dari Depresi Bandung di Jawa Barat.

Pegunungan Serayu Utara memiliki luas 30-50 km, pada bagian barat dibatasi oleh Gunung Slamet dan di bagian timur ditutupi oleh endapan gunung api muda dari Gunung Rogojembangan, Gunung Prahu dan Gunung Ungaran.

Gunung Ungaran merupakan gunung api kuarter yang menjadi bagian paling timur dari Pegunungan Serayu Utara. Daerah Gunung Ungaran ini di sebelah utara berbatasan dengan dataran aluvial Jawa bagian utara, di bagian selatan merupakan jalur gunung api Kuarter (Sindoro, Sumbing, Telomoyo, Merbabu), sedangkan pada bagian timur berbatasan dengan Pegunungan Kendeng (Gambar 2.1). Bagian utara Pulau Jawa ini merupakan geosinklin yang memanjang dari barat ke timur (Bemmelen, 1970).

Sketsa fisiografi Pulau Jawa bagian tengah (Bemmelen,1943 vide Bemmelen, 1970, dengan modifikasi)

Sketsa fisiografi Pulau Jawa bagian tengah (Bemmelen,1943 vide Bemmelen, 1970, dengan modifikasi) Baca entri selengkapnya »

Komentar bertahan »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.